trus merangkai kata kata untuk menafikkan semua rasa yang ada
memutar balikkan fakta hingga kecewa tak datang pada akhirnya
berbahagia hanyalah simbol yang akan memberikan duka
sebagaimana aku menginginkan dia
secarik puisi tak cukup ungkapkan rasa
sejumlah goresan tinta pun tak cukup untuk ungkap semua
betapa sulid menggemakan semua yang ku rasakan
karena memanag tak seharusnya rasa itu ada
berdalih tak lagi dapat kuindari demi damaikan hati ini
selalu bersembunyi dengan senyum pahit,
saad mereka tertawakan fakta yang ada
tertawanya membagunkan ku dari mimpi gelap, dan ku tersadar
ku tau dirimu miliki dirinya
ku tau diriku hanyalah teman biasa
namun semau fakta akan rasa terus sebuhkan sakit yang ada
bahagia walau hanya bisa bicara denganya
bahagia walau hanya bisa menyentuhnya
aku ingin terus tertawa bersamanya,
jangan sampai massa memutuskan semuanya
merasa berdosa karena rasa yang tiba" tercipta
logika yang ada memengharuskan segala asa untuk segera tiada
segera enyah dari serangkaian mimpi yang tak akan pernah menjadi nyata
karena akan berat untuk merengkuh semua yang aku inginkan
oh tolong lah
tolong diriku
untuklupakan
untk iklaskanya
kembali bahagaia
bersamanya
ku teruskan bergulat dengan sang waktu
berusaha mengetahui apakah akhir dari semua,
bertubi" luka menyadarkan ku dan aku menyerah,
kini kuserahkan semuanya pada sang waktu
apakah aku akan tetap menunggu diri mu?
atau jangan teruskan kasih ku karena kita tak kan pernah menyatu...
